BKS dan PKT Bangun Sinergi Bisnis, Dorong BUMD Kaltim Lebih Agresif Cari Peluang

Provinsi Kaltim 25 Aug 2026 08:41 3 min read 10 views By Nicko
BKS dan PKT Bangun Sinergi Bisnis, Dorong BUMD Kaltim Lebih Agresif Cari Peluang
Sinergi BUMD dan BUMN diharapkan membuka kerja sama konkret serta memperkuat kontribusi perusahaan daerah terhadap pembangunan Kaltim

SAMARINDA – PT Bara Kaltim Sejahtera (BKS) mulai memperluas langkah bisnis dengan membangun sinergi bersama PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT). Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya mendorong BUMD Kalimantan Timur lebih aktif menangkap peluang usaha dan meningkatkan kontribusi terhadap daerah.

 

Sinergi BKS dan PKT ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) di Kantor PKT, Jakarta, Kamis (20/8/2026).

 

Penandatanganan tersebut turut disaksikan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud. Dari jajaran PKT hadir Direktur Utama Rafli Yandra dan Komisaris H Azis Samual. Sementara PT BKS diwakili Direktur Utama Nidya Listiyono bersama jajaran manajemen, termasuk Direktur Operasional Adi Agustia Warman.

 

Direktur Utama PT BKS Nidya Listiyono mengatakan, MoU tersebut merupakan langkah awal untuk membuka ruang kerja sama yang lebih luas antara perusahaan daerah dengan perusahaan nasional.

 

“Ini bentuk sinergi antara BUMD PT Bara Kaltim Sejahtera dengan PKT yang merupakan bagian dari BUMN. Insyaallah dalam waktu yang tidak terlalu lama kita akan mulai melakukan aksi untuk beberapa bentuk kerja sama yang bisa dijajaki dan dilaksanakan,” ujar Nidya.

 

Menurutnya, kolaborasi BKS dan PKT menjadi salah satu bentuk nyata bagaimana BUMD dapat mencari dan mengembangkan peluang bisnis melalui kemitraan strategis.

 

Nidya yang juga menjabat Ketua Forum BUMD Kaltim mengapresiasi dukungan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud dalam mendorong perusahaan daerah membangun jaringan dan membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak.

 

Ia menilai BUMD harus mampu bergerak lebih dinamis. Tidak hanya menjalankan fungsi pelayanan, tetapi juga dituntut memiliki kemampuan mengembangkan bisnis yang memberikan nilai tambah bagi daerah.

 

“Saya atas nama PT Bara Kaltim Sejahtera sekaligus Ketua Forum BUMD Kaltim menyampaikan terima kasih kepada Pak Gubernur yang sudah mendampingi dan membuka jalan bagi BUMD-BUMD untuk bisa berkolaborasi dengan perusahaan swasta maupun BUMN,” katanya.

 

BUMD Diminta Jangan Menunggu Peluang

 

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud mendorong BUMD di Kaltim agar tidak menunggu datangnya peluang bisnis. Perusahaan daerah diminta lebih agresif mencari ruang kerja sama yang dapat dikembangkan menjadi kegiatan usaha produktif.

 

Nidya menyampaikan, pesan tersebut menjadi dorongan bagi seluruh BUMD untuk mempercepat langkah dan membangun kerja sama strategis.

 

“Pesan Pak Gubernur untuk semua BUMD Kalimantan Timur adalah segera berakselerasi, membuka peluang-peluang bisnis yang ada dan ke depannya bisa berkontribusi positif terhadap pembangunan serta PAD Kalimantan Timur,” jelasnya.

 

Dorongan tersebut sejalan dengan upaya pemerintah daerah meningkatkan peran BUMD sebagai salah satu instrumen penggerak perekonomian daerah.

 

Nidya berharap langkah BKS bersama PKT dapat diikuti BUMD lainnya. Menurutnya, semakin banyak kerja sama strategis yang dibangun, semakin besar pula peluang perusahaan daerah menghasilkan pendapatan dan memberikan kontribusi terhadap pembangunan.

 

“Harapannya BUMD-BUMD lain juga segera menyusul. Kita ingin semua BUMD bisa membuka kerja sama dan berbisnis sehingga dapat memberikan kontribusi terhadap PAD Kaltim,” ungkapnya.

 

BKS Apresiasi PKT

 

Nidya juga menyampaikan apresiasi kepada manajemen PKT yang telah memberikan ruang bagi BKS untuk menjajaki berbagai peluang kerja sama.

 

Menurutnya, keterbukaan perusahaan besar seperti PKT terhadap BUMD dapat menjadi pintu masuk bagi pengembangan bisnis yang saling menguntungkan.

 

“Terima kasih kepada manajemen PKT yang sudah membuka peluang seluas-luasnya kepada BUMD-BUMD Kaltim, terutama PT BKS, dalam rangka kerja sama yang positif,” pungkasnya.

 

Kerja sama BKS dan PKT diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan MoU, tetapi dapat dilanjutkan dengan program dan kegiatan bisnis yang konkret.

 

Sinergi tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara BUMD dan BUMN, membuka peluang usaha baru, serta mendorong perusahaan daerah memberikan kontribusi lebih besar terhadap pembangunan dan PAD Kalimantan Timur.

 

Penulis: Nicko

Chat with us on WhatsApp